Sangap

Masa tetap berlalu walaupun anda berhenti berjalan untuk kentut.

Ketika sedang berbaring di lantai sambil melihat kucingku bernama Grey menjilat punggungnya, metafora hidup merogol keselesaan minda di saat ini.

Apakah khutbah Jumaat tentang penyesalan dalam hidup yang tidak harus dikaitkan kesalahan cuai semata-mata, membawa erti manusia senang alpa tetapi tak bermakna kebahagiaan mutlak itu sesuatu yang menyesatkan?

Sebelum saya dituduh berlagak pandai seperti burung Dodo, lebih baik saya gambarkan dengan jelas isu sebenarnya.

Seorang yang komited dalam hidup tak bererti harus mengamalkan gaya hidup yang ditetapkan masyarakat. Ianya harus dinilai secara ‘personal’ dan bukan melihat perkara luaran semata-mata. Fokus dalam hidup lebih sesuai dinilai secara komitmen yang konsisten seperti, komunikasi,kesihatan,kepercayaan dan perkara yang boleh menjamin kebahagiaan spiritual.

Gaya hidup saya mungkin ditakrifkan kurang disiplin, tetapi saya bahagia. Dalam keluarga saya ada sejarah penyakit kanser, ia memberi perspektif bahawa tak ada gunanya mengamalkan hidup secara ‘template’. Kita haruslah jujur pada diri sendir dengan ‘trade-off’ yang dilakukan dalam hidup.

Jangan sia-siakan hidup dengan sifat material sahaja.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s